Cara Bisnis Properti Tanpa Modal Bagi Pemula

Cara Bisnis Properti Tanpa Modal Bagi Pemula

Cara Bisnis Properti Tanpa Modal Bagi Pemula – Bila anda ditanya punya bisnis apa, lalu anda jawab saya punya bisnis property. Langsung lawan bicara anda akan beranggapan bahwa anda punya banyak uang karena untuk beli satu rumahpun sebagian besar penduduk Indonesia masih kredit ke bank bahkan banyak juga yang kreditpun tidak mampu alias masih terus mengontrak rumah. Tetapi anda malah berani property sebagai lahan bisnis berarti uangnya kencang donk !

Anda berani menjawab punya bisnis property, artinya anda dikira pengusaha yang telah berhasil dengan uang milyaran rupiah. Namun kenyataannya tentang anda bisa benar dan bisa juga salah tafsir.

Benar bila anda sudah terjun sebagai developer property yang sukses dan salah bila anda baru mau mempraktekan seminar yang bertajuk beli property tanpa modal.

Bagaimana anda mau disebut pebisnis property yang sukses bila beli property saja tanpa modal alias pinjam uang bank dengan cara tertentu untuk menjalankan bisnis property tersebut.

Kita tidak akan membahas bisnis property tanpa modal karena sudah banyak seminar yang membahas tentang topik ini. Tetapi yang akan kita bahas adalah bagaimana anda bisa memulai bisnis property dari hal-hal yang sederhana saja.

1. Jual-Beli Property Kecil-Kecilan

Pada saat kita hidup di kota-kota pinggiran seperti bekasi, depok, tangerang harga tanah sudah lebih 1 juta rupiah per meter persegi. 20 tahun yang lalu mungkin harganya hanya 10 ribu rupiah per meter persegi. Nah, anda lalu berpikir kenapa ya kita dulu tidak membeli tanah saja yang banyak kalau demikian mungkin kita sekarang sudah menjadi orang kaya. Tetapi perlu anda sadari bahwa harga tanah 10 ribu per meter persegi saja anda pada saat itu sulit untuk membeli tanah bukan ?

✅REKOMENDED:  Cara Mengetahui Sertifikat Rumah Asli

Kenapa anda tidak membeli tanah yang banyak saat ini juga yang harganya 1 juta per meter persegi, bukannya nanti 10 tahun yang akan datang bisa jadi harga menjadi 5 juta per meter persegi.

Itulah kenyataan yang akan terjadi pada harga tanah dan property yang terus akan melambung dan tidak akan pernah terkejar oleh mereka yang berpenghasilan menengah ke bawah. Idealnya memang saat ini harus membeli property baik berupa tanah maupun bangunan sebanyak-banyaknya karena sepuluh tahun yang akan datang harganya naik berlipat-lipat.

Tetapi masalahnya khan tidak semudah itu. Bagi mereka yang berpenghasilan menengah ke bawah tentu saja untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari rasanya sudah pusing tujuh keliling, apalagi kalau disuruh investasi tanah tentu alasannya uangnya dari mana.

Semua orang memang mengetahui bahwa harga property untuk 10 tahun yang akan datang sudah pasti harganya berlipat tetapi apa daya uang tak sampai. Satu property untuk dihuni saja masih mencicil di bank.

Tetapi anda tidak boleh putus asa, ada dua cara untuk mengatasi hal ini yaitu pertama anda pelajari dan praktekan ilmu untuk membeli property tanpa modal dan kedua coba inventarisir peluang property yang akan dijual di sekitar kehidupan anda.

Misalnya property milik saudara yang mau dijual, milik teman, milik tetangga, milik orang tua dan anda berusaha untuk mencarikan pembelinya.

Dengan cara ini meskipun anda tidak mempunyai modal dan anda belum berpengalaman dalam menjual property tentu bukan masalah karena anda mengenal betul pemilik property tersebut. Ini sebagai latihan awal anda dalam menjual property sebelum anda benar-benar terjun ke bisnis property.

✅REKOMENDED:  6 Kriteria Properti Layak Investasi

2. Kerjasama Dengan Pemilik Tanah

Ada tanah menganggur di sekitar anda dan anda ingin memanfaatkan tanah tersebut untuk dibangun property. Anda bisa mengajukan proposal ke pemilik tanah untuk dibangun rumah atau ruko sesuai dengan lokasi tanahnya. Anda siapkan skema pembayaran dan pembiayaan dengan pihak pemodal atau bank.

Pada prinsipnya pemilik tanah bisa setuju asalkan mereka merasa diuntungkan demikian pula dengan pemilik modal akan setuju jika menurut perhitungan mereka akan untung.

Jadi anda tanpa memiliki modal bisa menjembatani pembangunan property dengan pemilik tanah dan pemodal.

Berhubung anda belum berpengalaman maka anda mencoba dengan skala kecil terlebih dahulu kemudian seiring dengan berjalannya waktu dan pengalaman, anda dapat perbesar usaha anda yang tadinya membangun satu rumah, menjadi dua rumah dan seterusnya.

Tidak terasa tetapi pasti, anda telah mempraktekan ilmu bisnis property tanpa modal dengan proses yang benar.

3. Menjual Property Orang Lain

Anda coba jalan-jalan di sekitar wilayah anda. Perhatikan jika ada rumah, ruko, kost-kostan yang mau dijual kemudian segera hubungi pemiliknya. Katakan bahwa anda berniat untuk membantu menjualkan property tersebut dengan mendapatkan fee sekian persen.

Jika pemilik setuju kemudian anda mencari calon pembeli dengan berbagai macam cara baik melalui iklan baris maupun media online. Jika ada yang mau beli maka pastikan harganya sesuai dengan yang anda tawarkan bukan harga dari pemilik property.

✅REKOMENDED:  Perbedaan Nilai Investasi Properti Dan Saham

4. Menjadi Agen Property

Menjadi agen property juga bagus untuk anda pilih karena bisa anda kerjakan disela-sela kesibukan anda sebagai karyawan. Anda pilih agen property yang bonafide kemudian anda akan mendapatkan pelatihan agar sukses menjual property. Banyak pemilik rumah yang tidak mau pusing menjual property tetapi menyerahkan kepada agen sepenuhnya untuk menjualnya dengan fee tertentu.

Bila anda sudah bergulat menjadi agen property tentu anda mengetahui seluk-beluk tentang bisnis property ini mulai dari A sampai Z sebagai modal awal jika anda ingin berkembang menjadi developer.

5. Mengelola Website Property

MenjMengelola Website Property

Anda belajar membuat website property seperti yang kami lakukan di mylifemyid.org dengan tujuan memberikan informasi tentang seluk-beluk bisnis property agar banyak pengunjung yang datang. Pengunjung yang datang lebih tertarget karena semua artikelnya berhubungan dengan usaha property sehingga bila banyak pengunjung akan mudah dilakukan monetize. Bisa jadi anda pasang iklan atau anda melakukan jual-beli property bahkan anda bisa menjual barang yang ada kaitannya dengan property pada website tersebut.

Lalu apa bedanya dengan menjual property di iklan baris, social media atau marketplace. Tentu saja berbeda, jika anda menjual property di sana tanpa mau repot-repot mengelola website sendiri untuk jangka pendek bagus karena banyak pengunjungnya tetapi seolah-alah anda menaruh dagangan di tempat mereka jadi sewaktu-waktu anda melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan kebijakan mereka maka anda akan diusir, jadi tidak bagus untuk bisnis jangka panjang. Anda tidak bisa membuat brand sendiri terhadap bisnis anda sehingga anda tidak mendapatkan keuntungan jangka panjang.

7 Strategi Beli Properti TANPA MODAL!!